lyta_manyunzz's Blog

Pengertian:
Daftar pustaka (bibliografi) merupakan sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis). Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.

Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
-Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
-Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
-Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
-Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
-Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.

Contoh Daftar Pustaka :

  1. Ellis, J.R., Nowlis, E.A. & Bens, P.M. (1996). Modules for basic nursing skills. (six edition). Philadelphia: Lipicont-Reven Publisher
  2. Jhonson, Marion., Meridean Maas. (2000). Nursing Outcomes Classification (NOC). St. Louis: Mosby.
  3. Kozier, B., Erb., & Oliver, R. (2004), Fundamental of nursing; consept, process and practice, (fourth edition) California: Addison-Wesley Publishing CO
  4. McCloskey, Joanne C., Bullechek, Gloria M. (1996). Nursing Interventions Classification (NIC). St. Loui: Mosby.
  5. NANDA. (2005). Nursing Diagnoses: Definitions & Classification 2005-2006. Philadelphia: NANDA International.
  6. Potter, P.A. & Perry, A.G. (1996). Fundamentals of Nursing: Concept, Process & Practice. (third edition). St. Louis: Mosby-Year Book
  7. Perry, A.G. & Potter, P.A. (1994). Clinical Nursing Skills & techniques (third edition). St. Louis: Mosby-Year Book.
  8. Stuart, Gail Wiscarz & Sundeen, Sandra J. (1995). Prinsiples & Practice of Psychiatric Nursing. St Louis: Mosby Year Book.
  9. Taylor C, Lilis C, LeMone. P. (1997). Fundamental of Nursing: The Art and Science of Nursing Care. Philadelphia: Lippinott-Raven Publishers.
  10. Wong DL., (1995). Nursing Care of Infants and Children. St Louis: Mosby Year Book.

Pengertian:

Kutipan, sebuah kata yang mungkin semua orang belum mengetahui maksudnya apa. Disini saya akan mengulas sedikit mengenai kutipan. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

Tujuan:
Dalam tulisan ilmiah, baik berupa artikel, karya tulis, skripsi, tesis, dan disertasi selalu terdapat kutipan. Kutipan adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Seorang penulis tidak perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah dibuktikan kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain tersebut. Dengan demikian kutipan memiliki fungsi sebagai:
a. landasan teori
b. penguat pendapat penulis
c. penjelasan suatu uraian
d. bahan bukti untuk menunjang pendapat itu
Berdasarkan fungsi di atas seorang penulis harus memperhatikan hal-hal berikut:
1) penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu
2) penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan
3) kutipan dapat terkait dengan penemuan teori
4) jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung
5) penulis mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak langsung
6) perhatikan teknik penulisan kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan

Fungsi Kutipan
Kutipan memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut :
1) Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.
2) Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
3) Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
4) Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5) Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
6) Meningkatkan estetika penulisan.
7) Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka.

Jenis Kutipan
a. Kutipan langsung:
Kutipan Langsung ialah kutipan yang sama persis dengan teks aslinya,tidak boleh ada perubahan.Kalau ada hal yang dinilai salah/meragukan,kita beri tanda ( sic! ),yang artinya kita sekedar mengutip sesuai dengan aslinya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan itu.Demikian juga kalau kita menyesuaikan ejaan,memberi huruf kapital,garis bawah,atau huruf miring,kita perlu menjelaskan hal tersebut, missal [ huruf miring dari pengutip ],[ ejaan disesuaikan dengan EYD ],dll. Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata yang salah lalu dibetulkan oleh pengutip,harus digunakan huruf siku [ ….. ].

b. Kutipan tidak lansung ( Kutipan Isi )
Dalam kutipan tidak langsung kita hanya mengambil intisari pendapat yang kita kutip.Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan sistem catatan kaki,dapat juga dengan sistem catatan langsung ( catatan perut ) seperti telah dicontohkan.
d. Kutipan pada catatan kaki
e. Kutipan atas ucapan lisan
f. Kutipan dalam kutipan
g. Kutipan langsung pada materi

Kerangka karangan adalah rencana garis besar karangan berdasarkan tingkat kepentingannya; Pokok-pokok yang akan dibicarakan;Pedoman bagi pembaca untuk mengetahui isi suatu karangan

Tujuan dari pembuatan ouline atau kerangka karangan adalah agar kita dapat membuat kerangka karangan yang baik, benar dan logis, kita dapat membedakan mana yang gagasan utama dan mana yang termasuk gagasan tambahan dan kita juga menghindari penggarapan sebuah topik sampai dua kali atau lebih.

Manfaat Kerangka Karangan :

  1. Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
  2. Untuk menyusun karangan secara teratur.
  3. Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda-beda.
  4. Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih.
  5. Memudahkan penulis mencari materi pembantu.

Bila seorang pembaca kelak menghadapi karangan yang telah siap, ia dapat menyusutkan kembali kepada kerangka karangan yang hakekatnya sama dengan apa yang telah dibuat penggarapnya. Dengan penyusutan ini pembaca akan melihat wujud, gagasan, struktur, serta nilai umum dari karangan itu. Kerangka karangan merupakan miniatur atau prototipe dari sebuah karangan. Dalam bentuk miniatur ini karangan tersebut dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyelurih, bukan secara terlepas-lepas.

Pola Susunan Kerangka Karangan ;
a. Pola Alamiah
Susunan atau pola alamiah adalah suatu urutan unit-unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan yang nyata di alam. Sebab itu susunan alamiah dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian utama, yaitu berdasar urutan ruang, urutan waktu, dan urutan topik yang ada.
1) berdasar urutan ruang
Topik: Tanah longsor
Tujuan: Untuk mengetahui lokasi tanah lonsor.
Tema: Beberapa lokasi tanah longsor di dunia

I. TANAH LONGSOR YANG TERJADI DI LUAR INDONESIA
A. Tanah Longsor di Asia
1. Tanah longsor di China
2. Tanah longsor di Pegunungan Himalaya
B. Tanah Longsor di Amerika Selatan
1. Tanah longsor di Pegunungan Andes
2. Tanah longsor di Mexico
II. TANAH LONGSOR YANG TERJADI DI INDONESIA
A. Tanah Longsor di Pulau Jawa
1. Tanah longsor di Banjarnegara
2. Tanah longsor di lereng Gunung Lawu
B. Tanah Longsor di luar Pulau Jawa
1. Tanah longsor di sekitar Jalan Tran-Sumatra
2. Tanah longsor di sekitar Jalan Ladia Galaska

2) berdasar urutan waktu
Topik: masyarakat
Tujuan: untuk mengetahui perkembangan masyarakat
Tema: Perkembangan masyarakat dari jaman ke jaman.

I. MASYARAKAT PEMBURU DAN PERAMU
A. Masyarakat Pemburu dan Peramu di Dunia
B. Masyarakat Pemburu dan Peramu di Indonesia
1. Di Irian
2. Di Kepulauan Mentawai
II. MASYARAKAT PETANI DAN PETERNAK
A. Masyarakat Petani dan Peramu di Dunia
B. Masyarakat Petani dan Peternak di Indonesia
1. Masyarakat petani di Pulau Jawa
2. Masyarakat peternak di Nusa TenggaraTimur
III. MASYARAKAT INDUSTRI
A. Masyarakat Industri Modern
B. Masyarakat Industri Canggih

3) berdasar urutan topik yang ada
Topik: Tingkat Pendidikan
Tujuan: Untuk mengetahui pendidikan terkhir masyarakat di Indonesia
Tema: Tingkat Pendidikan di Indonesia

I. DI DAERAH PEDESAAN
A. Tamat Sd – SMP
B. Tamat SMP- Kuliah
II. DI DAERAH PERKOTAAN
A. Tamat SMA- Kuliah

Untuk pola berdasar urutan topik yang ada, penulis tidak perlu
memperhatikan mana yang akan didahulukan.

b. Pola Logis
Pola logis berdasar urutan:

1) klimaks – anti klimaks
Topik: Banjir
Tujuan: Untuk mengetahui akibat banjir
Tema: Banjir dan akibatnya

I. TELUR
II. ULAT
III. KEPOMPONG
IV. KUPU-KUPU

2) umum – khusus
3) sebab – akibat
4) proses
5) dan lain-lain.

Macam-macam Kerangka Karangan
a. Berdasar Sifat Rinciannya:
1) Kerangka Karangan Sementara / Non-formal:
cukup terdiri atas dua tingkat, dengan alasan:
a) topiknya tidak kompleks
b) akan segera digarap
2) Kerangka Karangan Formal:
terdiri atas tiga tingkat, dengan alasan:
a) topiknya sangat kompleks
b) topiknya sederhana, tetapi tidak segera digarap

Cara kerjanya:
Rumuskan tema berupa tesis , kemudian pecah-pecah menjadi sub-ordinasi yang dikembangkan untuk menjelaskan gagasan utama. Tiap sub-ordinasi dapat dirinci lebih lanjut. Tesis yang dirinci minimal tiga tingkat sudah dapat disebut Kerangka Karangan Formal.

Agar tingkatan-tingkatan jelas hubungannya, dipergunakan simbol-simbol dan tipografi yang konsisten bagi tingkat yang sederajat.
Simbol-simbol berupa:
Topik tingkat 1: angka Romawi I, II, dan seterusnya
Topik tingkat 2: huruf kapital A, B, dan seterusnya
Topik tingkat 3: angka Arab 1, 2, dan seterusnya
Topik tingkat 4: huruf kecil a, b, dan seterusnya
Topik tingkat 5: angka Arab dalam kurung (1), (2) , dan seterusnya
Topik tingkat 6: huruf kecil dalam kurung (a), (b), dan seterusnya
Simbol-simbol harus ditempatkan sedemikan rupa sehingga mudah terlihat.
Letak tipografinya sbb.:
I. …………
A. ……..
1. ………
a. ……..
(1) ……….
(a) ……..
Semakin penting atau semakin tinggi sebuah unit, semakin ke kiri tempatnya.
Semakin kurang penting atau semakin rendah unitnya, semakin ke kanan tempatnya.
Dapat pula disusun sbb.:
Topik tingkat 1: angka Arab 1. (dengan titik)
Topik tingkat 2: Angka Arab 1.1 (tanpa titik)
Topik tingkat 3: angka Arab 1.1.1 (tanpa titik)
Topik tingkat 4: angka Arab 1.1.1.1 (tanpa titik)
Topik tingkat 5: angka Arab 1.1.1.1.1. (tanpa titik)
Topik tingkat 6: angka Arab 1.1.1.1.1.1 (tanpa titik)

b. Berdasar perumusan teksnya
1) Kerangka Kalimat
2. )Kerangka Topik
3) Gabungan antara Kerangka Kalimat dan Kerangka Topik

Syarat Kerangka Karangan yang baik:
a. Tesis atau Pengungkapan Maksud harus jelas
Pilihlah topik yang merupakan hal yang khas, kemudian tentukan tujuan yang
jelas. Lalu buatlah tesis atau pengungkapan maksud.

b. Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.
Bila satu unit terdapat lebih dari satu gagasan, maka unit itu harus dirinci

Bentuk Kerangka Karangan:
a. Kerangka topik
b. Kerangka kalimat
c. Gabungan kerangka topik dan kerangka kalimat

Macam-macam Kerangka Karangan
1. Berdasar Sifat Rinciannya:
b. Kerangka Karangan Sementara / Non-formal: biasanya terdiri atas dua tingkat, dengan alasan: 1) topiknya tidak kompleks
2) akan segera digarap
c. Kerangka Karangan Formal:
Dengan alasan: 1) topiknya sangat kompleks
2) topiknya sederhana, tetapi tidak segera digarap

Cara kerjanya:
Rumuskan tema berupa tesis , kemudian pecah-pecah menjadi sub-ordinasi yang dikembangkan untuk menjelaskan gagasan utama. Tiap sub-ordinasi dapat diperinci lebih lanjut. Tesis yang diperinci minimal tiga tingkat sudah dapat disebut Kerangka Karangan Formal.

Agar tingkatan-tingkatan jelas hubungannya, dipergunakan simbol-simbol dan tipografi yang konsisten bagi tingkat yang sederajat.
Simbol-simbol berupa:
Topik tingkat 1: angka Romawi I, II, dan seterusnya
Topik tingkat 2: huruf kapital A, B, dan seterusnya
Topik tingkat 3: angka Arab 1, 2, dan seterusnya
Topik tingkat 4: huruf kecil a, b, dan seterusnya
Topik tingkat 5: angka Arab dalam kurung (1), (2) , dan seterusnya
Topik tingkat 6: huruf kecil dalam kurung (a), (b), dan seterusnya
Simbol-simbol harus ditempatkan sedemikan rupa sehingga mudah terlihat.
Letak tipografinya sbb.:
II. …………
A. ……..
1. ………
a. ……..
(1) ……….
(b) ……..

Semakin penting atau tinggi sebuah unit, semakin ke kiri tempatnya. Semakin
kurang penting atau rendah unitnya, semakin ke kanan tempatnya.
Dapat pula disusun sbb.:
Topik tingkat 1: angka Arab 1. (dengan titik)
Topik tingkat 2: Angka Arab 1.1 (tanpa titik)
Topik tingkat 3: angka Arab 1.1.1 (tanpa titik)
Topik tingkat 4: angka Arab 1.1.1.1 (tanpa titik)
Topik tingkat 5: angka Arab 1.1.1.1.1. (tanpa titik)
Topik tingkat 6: angka Arab 1.1.1.1.1.1 (tanpa titik)

Syarat Kerangka Karangan yang baik:
c. Pilihlah topik yang merupakan hal yang khas, kemudian tentukan tujuan yang akan dicapai dengan topik itu. Dari topik dan tujuan itu tersusun tema yang jelas
d. Dalam tiap unit hanya mengandung satu gagasan. Bila satu unit terdapat lebih dari satu gagasan, maka unit itu harus dirinci
e. Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tegambar dengan jelas
f. Harus menggunakan simbol yang konsisten
Bentuk Kerangka Karangan:
a. Kerangka topik
b. Kerangka kalimat
c. Gabungan keran

I.PENGERTIAN

Topik adalah berasal dari bahasa Yunani “topoi” yang berarti tempat, dalam tulis menulis berarti pokok pembicaraan atau sesuatu yang menjadi landasan penulisan suatu artikel.

Tema berasal dari bahasa Yunani “thithenai”, berarti sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan. Tema merupakan amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya. Dalam karang mengarang, tema adalah pokok pikiran yang mendasari karangan yang akan disusun. Dalam tulis menulis, tema adalah pokok bahasan yang akan disusun menjadi tulisan. Tema ini yang akan menentukan arah tulisan atau tujuan dari penulisan artikel itu. Menentukan tema berarti menentukan apa masalah sebenarmya yang akan ditulis atau diuraikan oleh penulis.

Judul adalah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-lain; identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersifat menjelaskan diri dan yang menarik perhatian dan adakalanya menentukan wilayah (lokasi). Judul adalah lukisan singkat suatu artikel atau disebut juga miniatur isi bahasan. Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik. Judul artikel diusahakan tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan isi bahasan.

I I. SYARAT-SYARAT

a.) Topik

-          Topik berhubungan dengan pengalaman dan pengetahuan kita.

-          Topik yang dipilih harus menarik dan sesuai dengan minat.

-          Topik yang dipilih memiliki ruang lingkup yang tidak terlalu luas.

-          Topik yang dipilih memiliki data dan fakta objektif bukan bersifat subjektif.

-          Topik yang dipilih harus memiliki sumber acuan.

b.) Tema

-          Bahan-bahan pertimbangan mudah diperoleh.

-          Tema yang diangkat menarik untuk penulis.

-          Tema terbatasi agar tidak terlalu meluas.

c.) Judul

-          Harus relevan, yaitu harus mempunyai pertalian dengan temanya, atau ada pertalian dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut.

-          Harus provokatif, yaitu harus menarik dengan sedemikian rupa sehingga menimbulkan keinginan tahu dari tiap pembaca terhadap isi buku atau karangan.

-          Harus singkat, yaitu tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang, tetapi harus berbentuk kata atau rangklaian kata yang singkat.



I.PENGERTIAN

Kalimat adalah kumpulan kata – kata yang memiliki arti. Dapat diartikan pula Suatu bahasa yang terdiri dari dua kata atau lebih yang mempunyai suatu pengertian dan pola intonasi akhir.

II. UNSUR-UNSUR KALIMAT

  1. SUBYEK

adalah Unsur yang melakukan suatu tindakan atau kerja dalam suatu kalimat.

  1. PREDIKAT

adalah sebagai unsur kata kerja.

  1. OBYEK

adalah unsur yang dikenai kerja oleh subyek.

  1. KETERANGAN

adalah kata keterangan kalimat tersebut terjadi dapat berupa keterangan waktu ataupun tempat kejadian.

  1. PELENGKAP

adalah unsur yang melengkapi kalimat tak berobyek (Contoh : Adik menangis tersedu-sedu).

III. CONTOH KALIMAT

  1. Ibu memasak

S          P

2.   Ibu memasak nasi

S          P          O

3.   Ibu memasak nasi di dapur

S          P          O         K

IV. POLA KALIMAT DASAR

  1. Kalimat Perintah

adalah suatu kalimat yang berisikan tentang perintah atau suruhan yang ditujukan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu yang diinginkan. Biasanya kalimat perintah diakhiri dengan tanda baca seru (!)

Contoh : “Lita, tolong ambilkan piring !”

  1. Kalimat Berita

adalah suatu kalimat yang mengandung peristiwa atau kejadian.

Sifat kalimat berita ada dua, yaitu :

-         Ucapan Langsung : “Ibu akan pergi ke pasar sekarang” kata Ibu.

-         Ucapan Tak Langsung : “Saya bertemu dengan Ibu Lita di depan pasar tadi pagi.” Ujar Rian.

  1. Kalimat Tanya

adalah suatu kalimat yang mengandung suatu permintaan supaya kita mengetahui (diberi tahu) tentang sesuatu yang belum diketahui.

Contoh : Dimana kamu sekarang ?

V. KALIMAT EFEKTIF

Kalimat Efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksudnya atau arti serta tujuannya seperti yang di maksud penulis atau pembicara.

Syarat-syarat Kalimat Efektif , yaitu :

1. Syarat awal yang meliputi pemilihan kata atau diksi dan penggunaan ejaan,

2. Syarat utama yang meliputi struktur kalimat efektif dan cirri kalimat efektif.


I. PILIHAN GANDA.

1. Jika variable-variabel kegiatan ekonomi yang diperhatikan : C, S, I, Y, Tx, G dan T maka perekonomian tersebut merupakan.:
a. Pereconomian tertutup sederhana.
b. Perekonomian tertutup dengan kebijakan fiskal.
c. Perekonomian terbuka dengan kecepatan fiskal.
d. Perekonomian terbuka tanpa kebijakan fiskal.

Jawab : b. Perekonomian tertutup dengan kebijakan fiskal.

2. Apabila kurva IS landai, maka kebijakan yang efektif adalah :
a. Kebijakan fiskal
b. Kebijakan Moneter
c. Kebijakan pendapatan.

d. Kebijakan luar negeri.

Jawab : a. Kebijakan fiskal
3. Motif memegang uang yang besar-kecilnya tergantung dari besar-kecilnya transaksi adalah :
a. Permintaan uang untuk traksaksi.
b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga.
c. Permintaan uang untuk spekulasi.
d. Jumlah uang yang beredar.
Jawab : a. Permintaan uang untuk traksaksi.
4. Jika dalam transaksi perdagangan internasional antara Indonesia dan Jepang, ekspor produk Indonesia lebih besar dari impor Jepang maka posisi untuk Indonesia :
a. Neraca jasa mengalami defisit.
b. Neraca barang mengalami defisit.
c. Neraca perdagangan mengalami surplus.
d. Neraca perdagangan mengalami defisit.

Jawab : c. Neraca perdagangan mengalami surplus.
5. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran konsumsi adalah seperti dibawah, kecuali :
a. Distribusi pendapatan nasional.
b. Kebijaksanaan finansial perusahaan.
c. Ramalan diwaktu yang akan datang.
d. Jauh-dekatnya dari pasar.

Jawab : d. Jauh-dekatnya dari pasar.

6. Fungsi konsumsi Keynes menunjukan hubungan pendapatan nasional dengan pengeluaran konsumsi yang dinyatakan dengan :
a. Tingkat harga berlaku.
b. Pendapatan absolut.

c. Tingkat harga konstan.

d. Keuntungan absolut.
Jawab : c. Tingkat harga konstan.
7. Dalam analisis keefektifan kebijakan fiskal yang terjadi pada Liquidity Trap Range adalah …
a. Paling efektif.
b. Kurang efektif
c. Tidak efektif.

d. Tergantung pajak yang ada.

Jawab : a. Paling efektif.
8. Dibawah ini adalah cara pemerintah dalam mengatur jumlah uang beredar dengan cara Qualitative credit control adalah :
a. Rediscount rate
b. Open market operation
c. Legal reserve requirement.

d. Selective credit control.

Jawab : d. Selective credit control.
9. Pada saat tingkat bunga tinggi, jumlah uang yang diminta untuk motif spekulasi adalah :
a. Tinggi
b. Rendah / kecil
c. Tidak menentu

d. Tetap.

Jawab : b. Rendah / kecil
10. Yang dimaksud uang dalam pengertian L1 adalah :
a. Permintaan uang untuk transaksi dan untuk berjaga-jaga.
b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga dan untuk spekulasi.
c. Permintaan uang untuk spekulasi.
d. Penawaran uang.
Jawab : a. Permintaan uang untuk transaksi dan untuk berjaga-jaga.
11. Motif memegang uang terdiri dari tiga. Besarnya permintaan uang untuk berjaga-jaga ditentukan oleh :
a. Besarnya pendapatan
b. Besarnya resiko
c. Besarnya tranksaksi.

d. Besarnya spekulasi.

Jawab : b. Besarnya resiko
12. Buku yang menjadi dasar analisis Makro ekonomi dikarang oleh :
a. Adam Smith
b. David mc Celland
c. John Maynard Keynes

d. Milton Fredman.

Jawab : c. John Maynard Keynes
13. Dibawah ini adalah istilah yang tidak sama dengan istilah pasar barang :
a. Commodity market
b. Expenditure sector
c. real sector.
d. Economic sector.

Jawab : d. Economic sector.
14. Dua faktor penting yang menentukan / diperlukan untuk memutuskan suatu investasi adalah:
a. Keuntungan yang diharapkan dan tingkat bunga.
b. Pendapatan nasional dan tingkat bunga.
c. Besarnya konsumsi da tabungan.
d. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Jawab : a. Keuntungan yang diharapkan dan tingkat bunga.
15. Biaya bersih sesudah dikurang semua biaya tak termasuk biaya bunga disebut :
a. Marginal physical product
b. Marginal Effisiency of capital
c. Marginal Effisiency of Invesment

d. Marginal utility.

Jawab : b. Marginal Effisiency of capital
16. Dibawah ini mana yang benar :
a. Tingkat suku bunga riil sama dengan inflasi dikurangi suku bunga nominal.
b. Tingkat suku bunga riil sama dengan suku bunga nominal dikurangi inflasi.
c. Tingkat suku bunga riil sama denga suku bunga nominal.
d. Tingkat suku bunga riil sama dengan inflasi.
Jawab : b. Tingkat suku bunga riil sama dengan suku bunga nominal dikurangi inflasi.
17. Fungsi investasi dibedakan menjadi dua. Dalam analisis makro biasanya investasi perusahaan diasumsikan sebagai :
a. Investasi terpengaruh
b. Investasi marginal
c. Investasi nominal.

d. Investasi otonomi.

Jawab : d. Investasi otonomi.
18. Mekanisme transmisi Keynes tradisional berjalan melalui :
a. Cost of Fund
b. Cost of capital effect
c. Marginal efficiency of Invesment

d. Marginal Physical product.

Jawab : c. Marginal efficiency of Invesment
19. Mekanisme Transmisi Keynes modern dibagi dalam tiga bagian. Dibawah ini yang bukan dari ketiga bagian tersebut adalah :
a. Penyesuaian portfolio di sektor moneter.
b. Mekanisme transmisi melalui cost of capital effect.
c. Penyesuaian di sektor nyata / riil.
d. Penyesuaian di sektor industri.

Jawab : c. Penyesuaian di sektor nyata / riil.
20. Pelopor teori kuantitas uang modern adalah :
a. Milton Fredman
b. John Maynard Keynes
c. Adam smith

d. Irving Visher.

Jawab : b. John Maynard Keynes
21. Pengaruh perubahan harga terhadap jalannya perekonomian dikenal dengan nama:
a. Cost of capital effect
b. Keynes effect
c. Income effect.

d. Hallo effect.

Jawab : a. Cost of capital effect
22. Pernyataan berikut ini yang benar mengapa Ilmu ekonomi dipelajari, adalah :
a. Membantu seseorang dalam mengelola kekayaannya.
b. Memberikan petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk memecahkan masalah ekonomi.
c. Untuk membantu pelaku ekonomi memperoleh keuntungan.
d. Membantu pengusaha dalam menentukan harga.

Jawab : b. Memberikan petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk memecahkan masalah ekonomi.
23. Permalahan ekonomi makro mencakup dua hal yakni masalah jangka panjang dan masalah jangka pendek. Masalah jangka pendek meliputi :
a. Pengangguran dan ketimpangan neraca pembayaran.
b. Inflasi dan pertambahan penduduk.
c. Pengangguran dan pertambahan kapasitas factor produksi.
d. Inflasi dan ketersediaan dana investasi.

Jawab : a. Pengangguran dan ketimpangan neraca pembayaran.
24. Dalam analisis jangka pendek ada beberapa factor yang diasumsikan tidak berubah atau tidak bisa diubah, yaitu seperti dibawahini, kecuali :
a. Kapasitas produksi total dari perekonomian.
b. Jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja.
c. Harga barang dan jasa.
d. Lembaga social dan politik.

Jawab : c. Harga barang dan jasa.
25. Untuk menjalankan perekonomian jangka pendek pemerintah harus membuat kebijakan jangka pendek, adalah seperti dibawah, kecuali :
a. Menambah jumlah uang yang beredar.
b. Mengeluarkan obligasi Negara.
c. Menurunkan bunga kredit bank.
d. Meningkatkan kapasitas produksi.

Jawab : d. Meningkatkan kapasitas produksi.
26. Suatu hal yang melandasi kaum klasik dalam pasar barang bersifat “ self regulating “ adalah :
a. Harga tetap / konstan.
b. Berlakunya hokum say
c. Pengangguran sering terjadi dalam perekonomian.
d. Kapasitas produksi terus bertambah.
Jawab : b. Berlakunya hokum say
27. Perbedaan teori klasik dengan teori Keyness diantaranya menyangkut masalah nilai uang. Yang dimaksud nilai uang menurut teori ekonomi klasik adalah :
a. Tingkat bunga simpanan.
b. Tingkat bunga pinjaman.
c. Nilai nominal uang.
d. Nilai riil uang.

Jawab : c. Nilai nominal uang.
28. Situasi makro suatu perekonomian terutama dipasar barang, teori klasik berbeda dengan teori Keynes. Menurut Keynes kegiatan dipasar barang ditentukan oleh :
a. Mekanisme harga.
b. Permintaan efektif masyarakat.
c. Harga barang dan jasa.
d. Pendapatan masyarakat.

Jawab : b. Permintaan efektif masyarakat.

29. Besarnya angka penganda ( effect multiflier ) untuk perekonomian terbuka adalah :
a. 1 / 1-c
b. 1 / 1-c+m
c. 1 / c
d. 1 /1-c-m

Jawab : a. 1 / 1-c

30. Didalam perekonomian terbuka terdapat unsure / komponen yang tidak ada di dalam perekonomian tertutup yaitu ekspor dan impor, Kedua komponen tersebut disebut :
a. Neraca perdagangan
b. Neraca pembayaran.
c. Arus kas netto.
d. Transfer payment.
Jawab : a. Neraca perdagangan
31. Pos-pos yang terdapat dalam APBN mempunyai pengaruh di dalam perekonomian, dibawah ini pos dalam APBN yang bersifat deflasioner, yaitu :
a. Transfer payment.
b. Obligasi dari masyarakat dalam negeri.
c. Kredit dari bank sentral.
d. Pengeluaran Negara.

Jawab : a. Transfer payment.

32. Kredit bank sentral akan mempengaruhi jumlah uang yang beredar melalui money multiflier. Sebelum jumlah uang beredar bertambah. Pengaruh langsung yang terjadi adalah :
a. Bertambahnya jumlah uang inti.
b. Berkurangnya jumlah uanh inti.
c. Berkurangnya tingkat suku bung.
d. Berkurangnya tingkay suku bunga.

Jawab : b. Berkurangnya jumlah uanh inti.

33. Uang inti yang ada dimasyarakat dipengaruhi oleh banyak factor, seperti dibawah ini adalah :
a. Bunga giro dan deposito
b. Bunga kredit bank.
c. Pengeluaran pemerintah,
d. Bea masuk.

Jawab : b. Bunga kredit bank.

34. Kebijakan moneter sulit diterka, sehingga menyulitkan pengunaannya dalam praktek, sehingga pemerintah secara otomatis dan teratur, menaikan jumlah uang beredar sesuai dengan kenaikan kebutuhan uang rata-rata sebagai ganti dari kebijakan moneter. Pernyataan diatas sesuai dengan pemikiran :
a. Adam Smith.
b. John Maynard Keynes.
c. Milton Friedman.
d. David Ricardo.

Jawab : b. John Maynard Keynes.
35. Menurut Keynes permintaan uang untuk transaksi ditentukan oleh :
a. Tingkat harga dan GDP riil.
b. Suku bunga dan GDP nominal.
c. Tingkat harga dan GDP riil.
d. Tingkat harga dan GDP Nominal

Jawab : d. Tingkat harga dan GDP Nominal

36. Dalam analisis permintaan terdapat dua konsep yaitu Keynes Effect dan Pigou Effect. Keynes Effect merupakan perubahan harga yang mengakibatkan tingkat pendapatan keseimbangan, melalui ……
a. Real money supply.
b. Real cash balance masyarakat.
c. Money multiflier.
d. Income multiflier.

Jawab : a. Real money supply.

37. AC. Pigou menerangkan pengaruh perubahan harga berpengaruh pada tingkat pendapatan keseimbanagan, dalam artikelnya yang terkenal adalah :
a. The wealth of Nation.
b. The Organization Ethic.
c. The Classical Stationary State.
d. The Classical theory.

Jawab : a. The wealth of Nation.

38. Pigou effect adalah pengaruh perekonomian akibat dari perubahan harga melalui :
a. Real money supply.
b. Real cash balance masyarakat
c. Money multiflier.
d. Income multiflier.

Jawab : c. Money multiflier.

39. Yang dimaksud dengan kurva IS adalah :
a. Kurva yang menunjukan hubungan antara tingkat harga dengan pendapatan nasional.
b. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat bunga.
c. Kurva yang menunjukan buhungan pendapatan nasional pada tingkat investasi.
d. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat tabungan.

Jawab : b. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat bunga.

40. Keadaan perekonomian dimana terpenuhi syarat keseimbangan pasar barang tetapi tidak memenuhi syarat keseimbangan di pasar uang atau sebaliknya, disebut:
a. Keseimbnagan sementara.
b. Keseimbangan pasar barang.
c. Keseimbangan pasar uang.
d. Keseimbangan semu.

Jawab : d. Keseimbangan semu.

41. Permintaan uang ( L1 ) merupakan gabungan dari permintaan uang untuk transaksi dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Dijadikan satu karena permintaan uang untuk berjaga-jaga besal-kecilnya tergantung dari :
a. Pendapatan.
b. Tingkat harga.
c. Transaksi
d. Tingkat bunga.

Jawab : c. Transaksi
42. Dibawah ini adalah kebijakan pemerintah dalam pasar uang yang termasuk dalam “ Quantitative Credit Control “, kecuali :
a. Selective credit control.
b. Manipulasi legal reserve ratio.
c. Open market operation.
d. Rediscount policy.

Jawab : a. Selective credit control.

43. Pada tahun 1974, seorang ekonom yang memperjelas garis yang membatasi teori kuantitas uang dengan teori lainnya adalah :
a. Adam Smith.
b. John Maynard Keyness.
c. Milton Friedman
d. Thomas M. Humphrey.

Jawab : d. Thomas M. Humphrey.

44. Perumusan teori kuantitas uang yang oleh kebanyakan ahli ekonomi dianggap sebagai perumusan yang tertua terdapat pada tulisan :
a. Milton Friedman.
b. Adam Smith.
c. John Maynard Keyness.
d. Jean Bodin.

Jawab : b. Adam Smith.

45. Karena bertambahnya pengeluaran pemerintah yang dibiayai dengan percetakan uang baru atau kenaikan permintaan luar negeri akan barang-barang ekspor atau bertambahnya pengeluaran investasi swasta karena kredit murah, Ketiga hal diatas berakibat :
a. Demand inflation
b. Cost inflation
c. Domestic inflation
d. Imported inflation.

Jawab : b. Cost inflation

46. Fungsi konsumsi menurut konsepsi Keyness pada tahun 1940 telah menimbulkan …
a. Hipotesa konsumsi.
b. Variabel nyata.
c. Hipotesa pendapatan.
d. Hipotesa stagnasi.

Jawab : a. Hipotesa konsumsi.

47. Dibawah ini adalah pernyataan yang ditekankan dalam teori inflasi structural. Kecuali :
a. Menerangkan proses inflasi jangka panjang di Negara sedang berkembang.
b. Jumlah uang yang beredar bertambah dan secara pasif mengikuti dan menampung kenaikan harga-harga, tersebut.
c. Inflasi selalu terjadi pada Negara sedang berkembang.
d. Ketegaran-ketegaran yang ada disebabkan oleh kebijaksanaan harga atau moneter pemerintah sendiri.

Jawab : a. Menerangkan proses inflasi jangka panjang di Negara sedang berkembang.

48. Menurut teori structural ada 2 ketegaran utama dalam perekonomian Negara sedang berkembang yang bisa menimbulkan inflasi, salah satunya adalah ketegaran yang berkaitan dengan :
a. Kegagalan pasar.
b. Pengangguran.
c. Ketidakelastisan dari penerimaan ekspor.
d. Ketidakelastisan harga

Jawab : b. Pengangguran.
49. Perbedaan demand inflation dengan cost inflation terlihat pada …
a. Dari segi kenaikan harga out put.
b. Volume out put ( GDP riil ).
c. Omzet penjualan.
d. Sarana produksi.

Jawab : a. Dari segi kenaikan harga out put.

50. Kenaikan harga barang akhir ( output ) mendahului kenaikan barang-barang input dan harga factor produksi. Keadaan ini terjadi dalam pasar :
a. Suppresed inflation.
b. Demand inflation.
c. Supply inflation.
d. Cost inflation.

Jawab : d. Cost inflation.

II. ESSAY

1. Sebutkan Pos-pos kebijaksanaan fiscal dala APBN. Dan Jelaskan 3 konsep deficit, surplus dan berimbang dari pos-pos yang ada dalam neraca anggaran tersebut !

Jawab :

  • KONSEP DEFISIT
    G + W + Tr > Tx
    G + W + Tr > Tx + B
    G + W + Tr > Tx + B + F, atau
    U > O
  • KONSEP SURPLUS
    G + W + Tr < Tx
    G + W + Tr < Tx + B
    G + W + Tr < Tx + B + F, atau
    U < O
  • KONSEP BERIMBANG
    G + W + Tr = Tx
    G + W + Tr = Tx + B
    G + W + Tr = Tx + B + F, atau
    U = O
    Keterangan :
    C = Belanja Barang dan Jasa
    W = Gaji Pegawai
    Tr = Transfer Payment
    Tx= Penerimaan Pajak
    B = Pinjaman / Obligasi dalam negeri
    F = Pinjaman / hutang luar negeri
    U = Kredit likuiditas bank sentral

    2. Jika diketahui marginal propencity to consume sebesar 0.8 dan dana yang tersedia 2 milyar. Berapa besarnya permintaan agregat bila pemerintah menempuh jalan :
    a. Membeli barang dan jasa.
    b. Menaikan gaji pegawai
    c. Membayar Transter payments.

    Jawab :
    a . Membeli barang dan jasa

  • ∆z = 1 .∆G
    1-C
    = 1 . 2 M
    1 – 0.8
    = 1 . 2M
    0.2
    = 10 M
    b . Menaikan Gaji Pegawai
  • ∆z = C .∆C
    1-C
    = 0.8. 2M
    0.2
    = 8 M
    c. Membayar Transfer Payments
  • ∆z = C .∆R
    1-C
    =0.8. 2M
    0.2
    = 8 M

Apa sih yang dimaksud dengan Diksi dalam Bahasa Indonesia ??

Pilihan kata atau diksi merupakan suatu pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan agar tepat dengan situasi dan kondisi.

Fungsi Diksi , yaitu :
1. Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal,
2. Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca,
3. Menciptakan komunikasi yang baik dan benar,
4. Menciptakan suasana yang tepat,
5. Mencegah perbedaan penafsiran,
6. Mencegah salah pemahaman, dan
7. Mengefektifkan pencapaian target komunikasi.

Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.Biasanya digunakan dalam keadaan formal dan lebih resmi agar terlihat tutur kata yang teratur sesuai dengan aturan EYD.

Misalnya : Apotek, Konkret, Hakikat, Kaidah, Aktivitas, Kualitas, Nasihat.

Contoh Kalimat Baku : “ Kami sudah membaca surat perjanjianmu.”

Kata Tidak Baku adalah kebalikan dari kata baku yaitu kata-kata standar yang tidak ada aturan kebahasaan. Kata tidak baku biasanya digunakan dalam bahasa sehari-hari. Tidak dalam situasi formal dan dalam keadaan tidak resmi.

Misalnya : Apotik, Konkrit, Hakekat, Kaedah, Aktifitas, Kwalitas, Nasehat.

Universitas

My Facebook

My Tweets

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Calender

April 2014
S S R K J S M
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.